FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI JURUSAN TEKNIK MESIN UNIVERSITAS GUNADARMA FEBRUARI

of 46
All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.
Information Report
Category:

Social Media

Published:

Views: 31 | Pages: 46

Extension: PDF | Download: 0

Share
Description
FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI JURUSAN TEKNIK MESIN UNIVERSITAS GUNADARMA FEBRUARI
Transcript
  MATERI KULIAHELEMEN MESIN I Disusun oleh :SUPRIYONODisusun Oleh:Achmad Risa Hari!" ST# $AKULTAS TEKNOLO%I INDUSTRI&URUSAN TEKNIK MESINUNI'ERSITAS %UNADARMA $E(RUARI  )**+ (A( I(E(AN DAN TE%AN%ANPENDAHULUAN Elemen mesin (onderdil) dibagi menjadi 3 :1.Komponen2.Unit 3.Rakitan KOMPONEN   :Bagian terkecil dari suatu komponen mesin ang merupakan satu kesatuan.!onto" : #orak$ blok silinder$ katup$ pasak$ poros$ dsb. UNIT   : Kumpulan dari beberapa komponen mesin ang tersusun se"ingga menjadi suatu bagian mesin. !onto" : Kopling$ presneling$ rem$ dsb. RAKITAN   (  Assembling  ) : Kumpulan dari beberapa komponen dan unit mesin se"ingga terbentuk suatu alat pakai%mesin.!onto" : &esin mobil$ sepeda motor$ mesin perkakasElemen mesin menurut 'ungsina :1.EER*+ ,UR,-E : ,enggunaan secara umumeperti : ,egas$ mur/baut$ pasak$ poros$ dsb.2.,E!0*+ ,UR,-E : ,enggunaan secara k"ususeperti : aap pesaat terbang$ baling2 kapal$ dsb.!onto" 'ungsi elemen mesin :1.U0 &E*&BU : &engantarkan dan meneruskan gaa ang tidak disertai gerakan.!onto" : amb. Keling$ samb. +as$ dsb.2. U0 &ER*K*0 : &engantarkan atau meminda"kan gaa disertai gerakan.!onto" : Kopling/poros$ roda gigi$ sabuk$ rantai$ dsb.3.U0 &E4UKU : &eneruskan gaa tanpa disertai gerakan. !onto" : Kerangka$ pondasi$ dsb.5. U0 &EU#U : &eneruskan gaa disertai gerakan .!onto" : Bantalan luncur%gelinding$ dsb.6.U0 &E+U&* : Ba"an pelumas padat$ cair dan gas.7. U0 &E+04U0 : +apisan cat$ lapisan ta"an aus .ungsi elemen "ampir selalu bersi'at mekanik$ sering ditamba" si'at termal$ kimia$ elektrik$ dsb. 2  ,#,(E(AN NOMINAL DAN (E(AN KER&A BEB* -&0*+ : aitu gaa atau kopel ang diperole" leat kalkulasi dari data rencana ang diberikan. elanjutna beban nominal dikali 'aktor tamba"an berdasar pengalaman untuk menentukan BEB* KER8* .aktor tamba"an tersebut : 1.KETIDAK TELITIAN BEBAN aitu jika tidak ada pola beban 9 peruba"an periodik (selama periode kerja) a1  1$2 ; 1$5 2.BEKERJANYA MESIN  #ergantung pada jenis serta cara kerja mesin . (a2)$ ada dalam tabel berikut :#abel 1 : aktor Kerja &enis MesinEe- Tum.u-$a-!or Ker/a 0a)1 &esin putar (turbin$ kompresor sentri'ugal$ motor listrik$ mesin gerinda)Ringan1$< ; 1$1&esin torak (uap$ motor bakar$ pompa$ kompresor) msn.ketam$ instalasi keran pelabu"an$ msn.cela"edang1$2 ; 1$6&esin pres (tempa$ tempa cetak$ ulir skrup) msn.pres eksentris$ msn.bengkok$ gunting pro'il$ msn.pons$ keran tangkap$ dsb.Berat1$7 ; 2$<&esin gilas$ pemeca" batu dan pemeca" biji" tambangangat berat2 / 3 3.RESIKO PATAH  aktor keandalan mesin *3  1$2 ; 1$6Ketiga 'aktor tsb. *K#-R #*&B*=* KER8* (a)  a1.a2.a3Untuk menentukan elemen mesin$ maka digunakan "ubungan dari ilmu keelastikan$ sbb : • U2 TARIKAN ATAU TEKANAN : #egangan normal nominal  aa geser (kg)  A F  = σ   * +uas penampang (mm 2 ) • U2 LENTURAN : 3  #egangan lentur nominal &b &omen lentur (kg.mm) Wb Mbb  = σ  >b #a"anan lentur (mm 3 )=arga ta"anan lentur : 1. ,enampang siku2 4imana : #inggi (") 2 .61 hbWb  =  +ebar (b)2. +ingkaran 33 .1,0 32  D DWb  ≈=  π   4imana : 4  garis tenga" 3. !incin  Dd  D Dd  DWb 4444 .1,0 32 −≈−=  π  ?4  diameter luar d  diameter dalam • U2 PUNTIRAN : #egangan puntiran normal Ww Mww = σ  &  &omen puntir (kg.mm)>  #a"anan puntir (mm 3 )=arga ta"anan puntir :1.+ingkaran 33 .2,0 16  D DWb  ≈=  π  2. !incin  Dd  D Dd  DWb 4444 .2,0 16 −≈−=  π  ,#3%ARIS LEN%KUN% DAN %AYA TARIK 8ika sebua" specimen baja dibebani gaa tarik$ maka terjadila" perpanjangan dan "asilna dapat dili"at dalam diagram tegangan/regangan$ sbb : 4  Keterangan :-/* Batas proporsional σ + #egangan lulu"%lumer  σ E #egangan elastis σ , #egangan proporsional! ield point σ u #egangan ultimate (maks)-B@ Regangan elastis (<$2 A)4ari daera" (-/*) regangan sebanding dengan tegangan$ disebut daera" proporsional dan berlaku =UKU& =--KE :1.  E  σ ε   = 4imana: ε   ,erpanjangan spesi'ik ??.  Lo L ∆= ε    Regangan σ   #egangan ??.  F  P  = σ  2.  E  Lo F  P l   =∆ 4imana: ∆ + ,ertamba"an panjang (cm),  Beban (kg)  +uas penampang ba"an (cm 2 )+o ,anjang batang mula2 (cm) 4ATATAN : • Untuk ba"an pada umumna diberi batas regangan (Re) ang tetap sebesar <$2A. • Untuk pemili"an ba"an dengan tujuan tertentu$ maka "arus ta"u nilai batas regang$ kekuatan tarik 9 regangan (keuletan ba"an). ,#5PERU(AHAN TE%AN%AN Ketika membebani elemen mesin$ tegangan ba"an mempunai nilai ang beruba"2 secara konstan atau periodik$ ang dapat dibedakan menjadi 5 keadaan tegangan tipikal : 1.TEGANGAN KONSTAN  KE*4** #E** 0 : #egangan setela" diadakan beban bertamba" besar dari < / σ &aks$ setela" itu konstan. 2.TEGANGAN LOMPAT  KE*4** #E** 00: #egangan setela" diadakan beban berosilasi antara < / σ &aks . σ Rata2  1%2 σ &aks  σ a 3.TEGANGAN TUKAR MURNI  5
Recommended
View more...
We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks