BUKU PANDUAN PROGRAM MAHASISWA WIRAUSAHA UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG TAHUN 2013 TAHUN 2014 2 BAB I PENDAHULUAN

of 25
All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.
Information Report
Category:

Retail

Published:

Views: 15 | Pages: 25

Extension: PDF | Download: 0

Share
Description
BUKU PANDUAN PROGRAM MAHASISWA WIRAUSAHA UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG TAHUN 2013 TAHUN 2014 2 BAB I PENDAHULUAN
Tags
Transcript
   BUKU PANDUAN PROGRAM MAHASISWA WIRAUSAHA UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG TAHUN 2 13 TAHUN 2014   2 BAB I PENDAHULUAN  A.   Latar Belakang  Aktivitas kewirausahaan ( entrepreneurial activity  ) di Indonesia dewasa ini masih rendah. Hal ini ditunjukkan jumlah individu yang aktif dalam memulai bisnis baru jika dinyatakan dalam persen total penduduk yang aktif bekerja relatif masih rendah. Keadaan ini mengakibatkan angka pengangguran tinggi sehingga jumlah penduduk miskin juga tinggi. Pada tahun 2006 angka pengangguran mencapai kisaran 10,8 %-11% dari tenaga kerja yang masuk kategori sebagai pengangguran terbuka, dan jumlah penduduk miskin mencapai 39,5 juta orang atau 17,75% dari total penduduk 222 juta orang (Dikti, 2009). Berdasarkan data dari BPS tahun 2011, tingkat pengangguran terbuka pada bulan Agustus sebanyak 6,56% (Dikti, 2012). Angka ini belum ditambah dengan jumlah pekerja yang tidak penuh (setengah menganggur dan bekerja paruh waktu) yang mencapai 34,59% dari jumlah angkatan kerja. Tingkat pengangguran untuk lulusan perguruan tinggi sebesar 7, 16% (lulusan Diploma) dan 8,02% (Sarjana) (Dikti, 2012). Salah satu penyebab rendahnya aktivitas kewirausahaan adalah lulusan perguruan tinggi yang notabene mempunyai kemampuan dan keilmuan yang lebih tinggi, masih lebih banyak yang berperan sebagai pencari kerja (  job seeker  ) dari pada sebagai pencipta lapangan kerja (  job creator  ). Hal ini mungkin disebabkan oleh karena sistem pembelajaran yang diterapkan di berbagai perguruan tinggi di Indonesia lebih terfokus pada bagaimana menyiapkan para mahasiswa yang cepat lulus dan mendapat pekerjaan dari pada menciptakan lulusan yang siap menciptakan lapangan kerja. Rendahnya aktivitas kewirausahaan ini dapat menyebabkan tingginya angka pengangguran karena tidak ada ekspansi kegiatan usaha. Di Perguruan Tinggi, kegiatan dalam bidang pengembangan kewirausahaan masih terbatas dan berfokus pada aspek sosail ekonomi dan manajemen dalam bentuk perkuliahan atau pelatihan. Untuk dapat menciptakan wirausaha, dibutuhkan keterpaduan yang sinergik antara penguasaan ilmu dan teknologi (termasuk komersialisasi hasil penelitian dan pengembangan), keuangan dan manajemen produksi yang secara keseluruhan disebut Sosio-tekno-ekonomi. Untuk menumbuhkembangkan jiwa kewirausahaan dan meningkatkan aktivitas kewirausahaan, Direktorat Pendidikan Tinggi (Dikti) telah mengembangkan berbagai kebijakan dan program untuk mendukung terciptanya lulusan perguruan tinggi yang lebih siap bekerja dan menciptakan lapangan kerja. Beberapa program yang telah diluncurkan antara lain : Program Kreativitas Mahasiswa (PKM), Cooperative Education (Coop), Kuliah Kewirausahaan (KWU), Magang Kewirausahaan (MKU), Kuliah Kerja Usaha (KKU), dan Karya Alternatif Mahasiswa (KAM). Program Mahasiswa Wirausaha (PMW) adalah program prioritas Dikti yang pelaksanaannya didelegasikan kepada perguruan tinggi, merupakan kelanjutan dari program-program tersebut di muka, dimaksudkan untuk menjembatani mahasiswa memasuki dunia bisnis riil melalui fasilitas “ start up business  ”. Mahasiswa ( secara individu atau kelompok) yang mempunyai minat dan bakat kewirausahaan dipacu untuk memulai berwirausaha dengan basis IPTEKS yang sedang dipelajarinya. Fasilitas yang diberikan meliputi : pendidikan dan pelatihan (diklat) kewirausahaan, magang, penyusunan rencana bisnis, dukungan pemodalan, dan pendampingan usaha. Pada implementasinya, perguruan tinggi dalam hal ini UNNES bekerjasama dengan berbagai pihak dalam bimbingan praktis wirausaha mulai dari diklat, magang, penyusunan rencana bisnis, dan pendampingan. B.   Tujuan  1.   Meningkatkan kecakapan dan keterampilan mahasiswa khususnya sense of    business   sehingga akan tercipta wirausaha-wirausaha muda potensial; 2.   Menumbuhkembangkan wirausaha-wirausaha baru yang berpendidikan tinggi dan memiliki pola pikir pencipta lapangan kerja; 3.   Menciptakan unit bisnis baru berbasis IPTEKS; 4.   Membangun jejaring bisnis antara pelaku bisnis wirausaha pemula dengan pengusaha (terutama UKM) yang sudah mapan.   3 5.   Mendorong terbentuknya model pendidikan kewirausahaan di perguruan tinggi. 6.   Mendorong pertumbuhan dan perkembangan kelembagaan pengelola program kewirausahaan mahasiswa di perguruan tinggi. C.   Manfaat  1.   Bagi mahasiswa Kesempatan mengasah jiwa wirausaha, meningkatkan soft skill   dengan terlibat langsung dalam kegiatan bisnis, meningkatkan keberanian memulai usaha, mendapat dukungan modal dan pendampingan secara terpadu. 2.   Bagi UKM Mendapatkan tenaga kerja terdidik walaupun dalam jangka pendek, adanya peluang merekrut pekerja baru atau mitra bisnis dimasa mendatang, memberikan akses terhadap informasi dan teknologi, mempererat hubungan UKM dengan dunia kampus, terbantunya permasalahan usaha UKM karena adanya transfer of knowledge.  3.   Bagi perguruan tinggi Meningkatkan kemampuan perguruan tinggi dalam pengembangan pendidikan kewirausahaan, memungkinkan penyesuaian kurikulum yang lebih aplikatif pada dunia usaha, menghasilkan wirausaha-wirausaha muda pencipta lapangan kerja dan calon pengusaha sukses masa depan, mempererat hubungan dunia akademis dan dunia usaha, penguatan kelembagaan PT dalam pengembangan kewirausahaan.   4 BAB II KONSEP PROGRAM  A.   Skema Program Skema program dapat digambarkan pada Gambar 1 di bawah. Input program adalah mahasiswa yang mempunyai minat dan bakat kewirausahaan yang dibuktikan dengan pengalaman melakukan wirausaha atau telah mengikuti program kewirausahaan seperti Program Kreativitas Mahasiswa Kewirausahaan (PKMK), Cooperative Education   ( Coop  ), Kuliah Kewirausahaan (KWU), Magang Kewirausahaan (KWU), Kuliah Kerja Usaha (KKU), atau Karya  Alternatif Mahasiswa (KAM). Mahasiswa tersebut mengajukan proposal kegiatan usaha. Gambar 2.1. Skema Program Mahasiswa yang proposalnya lolos seleksi selanjutnya mendapatkan proses pembelajaran kewirausahaan yang berupa : pendidikan dan latihan (diklat) kewirausahaan- business coach  , bimbingan rencana bisnis ( business plan  ), magang di mitra UMKM, bimbingan dan bantuan modal untuk memulai usaha baru, dan pendampingan usaha. Dalam proses ini PT melibatkan pengusaha kecil dan menengah (UKM). Sebagai output program ini adalah wirausahawan-wirausahawan muda ( young entrepreneurs  ) dan lembaga pengembangan pendidikan wirausaha yang terbentuk di PT. B.   Tahapan-Tahapan Pelaksanaan Program  Secara garis besar ada tiga tahapan pelaksanaan program mahasiswa wirausaha ini yakni : 1.   Tahap Persiapan (1-2 bulan) meliputi : a.   Penyiapan tim/panitia b.   Sosialisasi program kepada mahasiswa dan UKM c.   Pengajuan proposal oleh mahasiswa d.   Identifikasi dan seleksi mahasiswa peserta program  I   N  P  U  T   - Co-op - PKMK - dll Mahasiswa PERGURUAN TINGGI   MITRA UMKM Business Coach Business Plan Magang PENDIRIAN USAHA BARU Max @ Rp 8 jt Per kelompok PENDAMPINGAN  USAHA TERPADU    O  U  T  P  U  T  WIRAUSAHA MUDA PUSAT KEWIRAUSAHAAN MAHASISWA ( UNSEC) Basis IPTEKS   5 2.   Tahap pembekalan (2-3 bulan) meliputi : a.   Diklat kewirausahaan b.   Penyusunan rencana bisnis c.   Magang ke UKM 3.   Tahap pelaksanaan (6-9 bulan) meliputi : a.   Pencairan modal kerja b.   Start-up business c.   Pendampingan oleh tim dari PT dan UKM  d.   Monitoring dan evaluasi   C.   Jadwal Pelaksanaan Program Tabel 2.1. Jadwal Pelaksanaan PMW KEGIATAN BULAN KE 1-3 4-6 7-9 10-12 Persiapan program Pembekalan program •   Diklat •   Magang •   Business plan Pelaksanaan program •   Start up business •   Pendampingan Monitoring dan evaluasi program D.   Pihak yang Terlibat dan Peran Masing-Masing  1.   Universitas sebagai pengelola program : a.   Melakukan sosialisasi program kepada mahasiswa dan UKM b.   Melakukan identifikasi dan seleksi mahasiswa dan UKM c.   Melakukan kegiatan pembekalan kewirausahaan d.   Melakukan pendampingan e.   Melakukan kegiatan monitoring dan evaluasi program f.   Membuat laporan kegiatan 2.   Mahasiswa sebagai peserta program : a.   Mengikuti seleksi b.   Menyusun rencana bisnis c.   Mengikuti pembekalan d.   Melaksanakan magang di mitra UMKM e.   Mendirikan dan menjalankan usaha f.   Menandatangani perjanjian/kontrak kerja tentang pengembalian modal usaha g.   Membuat laporan reguler mengenai perkembangan usaha 3.   Dosen/mentor : a.   Melakukan pendampingan b.   Melakukan mediasi antara UKM dan mahasiswa c.   Melakukan monitoring dan evaluasi d.   Menerima konsultasi mahasiswa 4.   Pengusaha UKM : a.   Melakukan bimbingan dan pendampingan usaha secara prakis b.   Memberikan umpan balik saran-saran pengembangan usaha c.   Menjadi mitra usaha mahasiswa peserta program
Recommended
View more...
We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks
SAVE OUR EARTH

We need your sign to support Project to invent "SMART AND CONTROLLABLE REFLECTIVE BALLOONS" to cover the Sun and Save Our Earth.

More details...

Sign Now!

We are very appreciated for your Prompt Action!

x